go green
Recent Issues Kompetensi Keilmuan yang Mumpuni Modal Dasar Hadapi Persaingan Global Kompetensi Keilmuan yang Mumpuni Modal Dasar Hadapi Persaingan Global

05 Mei 2017, 09:00:14

RIAU – Dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, khususnya di dunia kerja, lulusan Perguruan Tinggi haruslah memiliki kompetensi keilmuan yang mumpuni. Hal ini disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dihadapan ratusan wisudawan dan civitas akademik Fakultas Ekonomi Universitas Riau (Unri) pada Rabu, (19/4).

Lebih jauh M.Nasir menekankan bahwa kompetensi harus dimiliki oleh lulusan Perguruan Tinggi. Menurut Nasir jangan sampai ada yang setelah lulus kuliah bingung mencari pekerjaan karena kompetensi yang rendah.

Selain itu, Nasir mendorong lulusan Perguruan Tinggi untuk memiliki etos kerja tinggi. “Tanpa kerja keras, kita tidak mungkin menggapai apa yang kita cita-citakan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Fakultas Ekonomi Universitas Riau mewisuda 579 orang yang terdiri dari 133 orang lulusan S1 Ekonomi Pembangunan, 149 orang lulusan S1 Manajemen, 284 orang akuntansi, 5 orang Diploma III, dan 8 orang Program Profesi Akuntansi.

Nasir juga berpesan bahwa setelah lulus, merupakan batu loncatan pertama lulusan Perguruan Tinggi untuk menunjukkan kemampuan sebenarnya dari diri masing-masing. Nasir berharap kualitas tak hanya dimiliki dalam bekerja, tetapi juga dalam bersikap dan bertindak.

Mengakhiri arahannya, Menristekdikti menunjukkan kepiawaiannya berpantun dihadapan wisudawan dan civitas akademik Fakultas Ekonomi Unri.

Di atas dahan burung tempoa,
melihat rusa di tepi perigi.
Selesai sudah acara di sini,
di lain masa jumpa lagi.

Pantun tersebut pun mendapat tepukan meriah dari seluruh civitas yang hadir. Bumi lancang kuning menjadi saksi bagi semangat wisudawan Fakultas Ekonomi Universitas Riau meningkatkan kompetensinya untuk mampu berkontribusi bagi peningkatan daya saing bangsa ini. (MSF)

sumber

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Seminar Masa Depan Berkumpul dan Berserikat dalam UU Ormas Seminar Masa Depan Berkumpul dan Berserikat dalam UU Ormas

16 November 2017, 01:30:27

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) menjadi Undang-Undang melalui Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10/2017). Namun pengesahan Perppu Ormas menjadi UU Ormas tersebut masih terjadi pendapat yang pro dan kontra baik oleh anggota fraksi di DPR maupun masyarakat. Fakultas Hukum Universitas Narotama (UNNAR) menyikapi pendapat pro dan kontra tersebut dengan menyelenggarakan seminar `Masa Depan Berkumpul dan Berserikat dalam Undang-Undang Organisasi Masyarakat` yang berlangsung di Conference Hall UNNAR pada Senin, 13 November 2017. Narasumber adalah Prof. Yuzuru Shimada (Graduate School of International Development, Nagoya University, [...]

Selengkapnya        print  word  pdf

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Menaker Adakan Pelatihan Usaha Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Menaker Adakan Pelatihan Usaha
17 Oktober 2017, 04:27:57

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengajak seluruh dunia usaha lebih optimal memberdayakan masyarakat, dengan memberikan pelatihan dan pengembangan kewirausahaan. Pelatihan kewirausahaan dapat membantu perkembangan bisnis pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah .....
     
  • Dinilai Tak Optimal, Dana Desa Ternyata Belum Menyentuh Warga Pelosok
  • Mati Suri! 103 Koperasi Segera Ditutup
  • Terungkap! Penggunaan Pupuk Berlebihan Penyebab Mahalnya Harga Beras di RI
  • Harga Pangan Hari Ini, Bawang Putih Dijual Rp55.781/Kg
  • Harga Ayam Kembali Jatuh karena Pasokan Melimpah
  • ....... Berita Lainnya
  •             www.narotama.ac.id

    Calculating page load time...