go green
Recent Issues Toleransi di Prancis Tinggi Terhadap Muslim yang Sedang Puasa Toleransi di Prancis Tinggi Terhadap Muslim yang Sedang Puasa

22 Juni 2017, 09:00:58

GRENOBLE – Benua Eropa sedang bergejolak dari segi keamanan. Inggris belakangan menjadi sasaran serangan terorisme. Sedikitnya empat kali aksi pembunuhan brutal terjadi secara terpisah dalam waktu berdekatan di London. Terakhir, yakni insiden mobil van menabrak jamaah Muslim yang baru saja keluar salat tarawih dari Masjid Finsbury Park.

Ancaman yang sama intensnya juga melanda tetangga Inggris, yaitu Prancis. Tak dapat dipungkiri, sentimen islamophobia sempat merebak di penjuru Negeri Mode setelah tragedi serangan teroris pada 13 November 2015 di Paris.

Setelah serangan yang menewaskan 130 orang itu, sejumlah kota di Prancis masih saja terancam. Di Nice, seperti di London, pernah juga terjadi insiden mobil van menabrak pejalan kaki.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan bagaimana orang Islam menjalankan kehidupannya di Prancis pascateror.

Adalah Saldhyna di Amora, WNI lulusan S2 Kimia di Université Paris Sud, Paris, yang berbagi kisahnya kepada Okezone.

Berbeda dengan pemberitaan di media barat, sulung dari tiga bersaudara itu mengatakan, Prancis justru punya toleransi beragama yang tinggi. Ia mencontohkan selama menjalani ibadah puasa di negara empat musim ini, orang Prancis bisa menahan diri untuk tidak menawarkan makan pada jam makan siang.

“Saat saya masih menjalani studi master, teman-teman laboratorium saya mengadakan acara piknik makan siang di pinggir danau kampus. Meskipun saat itu Ramadan dan saya sedang berpuasa, saya tetap diajak ke acara tersebut,” tuturnya.

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Kroasia Menjajaki Kerja Sama Keamaan Jaringan Siber dengan Surabaya Kroasia Menjajaki Kerja Sama Keamaan Jaringan Siber dengan Surabaya

13 Oktober 2017, 00:59:14

Perkembangan teknologi informasi yang terus meningkat di Indonesia menuntut pengembangan sistem keamanan yang baik untuk mencegah pembajakan yang dilakukan melalui internet. Hal ini menarik Kroasia dan CEO INSig2 untuk menggandeng Kota Surabaya guna mengembangkan sistem keamanan internet atau "cyber security" dan digital forensic di Indonesia khususnya Surabaya. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Kroasia untuk Indonesia, HE Drazen Margeta dalam kunjungannya ke DPRD Kota Surabaya, Rabu (11/10). Hadir dalam acara yang bertempat di Ruang Rapat DPRD Surabaya, Walikota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, MT, Ketua DPRD Surabaya Ir. H. Armuji, MH, Rektor Universitas Narotama Hj. Rr. Iswachyu Dhaniarti DS, ST, M.HP [...]

Selengkapnya        print  word  pdf

            www.narotama.ac.id

Calculating page load time...