go green
Narotama News & Events

Mahasiswa Teknik Sipil UNNAR Buat Beton Ringan dari Batok Kelapa

Mahasiswa Teknik Sipil UNNAR Buat Beton Ringan dari Batok Kelapa

16 April 2019, 07:26:20

Vivaldi Octavianto Rosadi tersenyum cerah ketika menceritakan perjalanannya untuk meraih kelulusan dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya. Tidak hanya karena IPK nya yang cukup tinggi,tetapi juga karena penelitian yang ia lakukan cukup membanggakan. Valdi meraih IPK 3,89 dengan tugas akhir tentang beton dari batok kelapa.
“Batok kelapa dalam penelitian ini adalah sebagai agregat dalam pembuatan beton, dengan tambahan polivinil asetat (PVAC) sebagai perekat,” jelas Valdi.
Batok kelapa itu dihancurkan hingga berukuran 10-20 mm sebagai agregat kasar. Sedangkan agregat halusnya Valdi menggunakan pasir Lumajang. Dalam penelitian ini, Valdi ingin menemukan inovasi beton kuat yang ringan. PVAC digunakan untuk merekatkan batok kelapa dalam pembuatan beton.
“Pada dasarnya batok kelapa ini kan kayu. Jadi dibutuhkan perekat agar tidak mudah lapuk ketika diaplikasikan dalam jangka waktu yang lama. Kalau tidak menggunakan PVAC, batok kelapa tidak dapat merekat saat pengadukan beton,” kata mahasiswa angkatan 2013 itu.
Perbedaan lain yang dilakukan Vivaldi adalah dengan tidak merendam beton yang sudah dicetak di dalam air, atau yang disebut proses pencuringan.
“Sebenarnya proses pencuringan direndam di dalam air agar tidak terjadi segregasi. Tapi beberapa kali saya pernah membuat beton dan kuat tekannya malah berkurang jika direndam air. Maka dari itu dalam penelitian ini saya menghilangkan proses pencuringan dengan direndam air dan menggantinya dengan menutup beton dengan kertas semen yang sudah dibasahi,” kata pria kelahiran 29 Oktober 1994 itu.
Namun, memang kuat tekan beton yang ia buat belum memenuhi syarat untuk dijadikan struktur maupun kolom. “Kuat tekan beton batok kelapa ini 26 MPa. Sementara untuk dijadikan struktur atau kolom bangunan perlu sekitar 30-35 MPa kuat tekannya. Jadi untuk beton batok kelapa ini setidaknya bisa digunakan untuk paving jalanan atau struktur rumah sederhana,” ujarnya.
Inovasi beton dari batok kelapa memang sudah pernah diteliti sebelumnya. Namun selama ini kuat tekan beton batok kelapa yang sudah ada belum sampai 26 MPa seperti buatannya. “Kuncinya ada pada PVAC sebagai perekat. Mungkin juga bisa menggunakan bahan perekat lain agar kuat tekannya lebih besar,” lanjut Valdi.
Yang pasti, beton batok kelapa ini memang sengaja ia buat karena melimpahnya limbah batok kelapa di belakang kampus UNNAR. “Jadi ini semua batok kelapanya ambil dari belakang kampus karena di sana banyak sekali. Ini juga jadi sebuah upaya untuk mengurangi limbah agar bisa menjadi sesuatu yang jauh lebih berguna,” tuturnya.
Tentunya ia dibantu oleh dosen pembimbing yang memang sudah ahli di bidang beton, yaitu Fredy Kurniawan, ST, MT, M.Eng, PhD. Ia juga mengerjakan seluruh proses pembuatan beton di laboratorium Teknik Sipil UNNAR yang sudah memiliki alat-alat yang lengkap. “Dari dosen pembimbing dan sarana laboratorium benar-benar membantu penelitian saya selesai dengan baik dan lancar,” ucap dia.
Penelitian beton dengan batok kelapa ini tentunya akan terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh mahasiswa lain. Valdi berharap akhirnya beton batok kelapa ini bisa diaplikasikan ke masyarakat. “Karena beton batok kelapa ini ringan namun kuat. Jadi akan mempermudah pekerjaan, biaya lebih murah, serta mengurangi limbah di lingkungan,” tutupnya. [humas]

Foto: Proses Valdi saat pembuatan beton batok kelapa di laboratorium Teknik Sipil UNNAR.

print  word  pdf

 

Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74

19 Agustus 2019, 01:44:17

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 dengan menggelar Upacara Bendera pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00-07.30 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Dr. Arasi Alimudin, SE, MM. Peserta upacara terdiri dari para pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas Bandara Hong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial
19 Agustus 2019, 09:00:02

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial Jakarta -- Valuta asing (valas) kerap menjadi kebutuhan masyarakat, terutama bagi generasi milenial yang gemar melancong ke luar negeri atau berencana memperoleh pendidikan berskala internasional. Untuk menjawab kebutuhan itu, sejumlah bank .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasil uji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....