go green
Narotama News & Events

Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan

Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan

23 Mei 2019, 02:15:59

Iseng-iseng berhadiah. Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kisah Ursulah Diana Fitriani dan kawan-kawan dari Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya. Inovasi karya mahasiswi Program Studi Akuntansi bersama keempat orang temannya berhasil mendapatkan dana hibah dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K).
Inovasi yang mereka buat adalah produk makanan yang mereka namakan Lupis Semanggi Rainbow Cake. Ide membuat Lupis Semanggi itu muncul secara tidak sengaja saat Ursulah bersama Wahyu Eka, Linda Try Murdiana, Mustika Putri, dan Bagus Pramudita sedang berbincang dengan teman-teman mereka yang lain.
“Kita cukup kaget karena banyak teman-teman yang ternyata tidak tahu apa itu jajanan Lupis. Apalagi kan memang di UNNAR banyak sekali mahasiswa dari luar Pulau Jawa. Dari situ kami tercetus untuk membuat inovasi jajanan Lupis,” kata Ursulah.
Karena melimpahnya tanaman Semanggi di dekat rumahnya, Ursulah terpikir untuk memadukan Semanggi dengan jajanan Lupis. Ide itu lalu disetujui oleh anggota kelompoknya yang memodifikasinya dengan warna-warni pelangi, sehingga muncul nama Lupis Semanggi Rainbow Cake untuk inovasi mereka.
“Semanggi punya banyak manfaat. Beberapa di antaranya adalah untuk mengobati batuk, sesak nafas, dan amandel,” lanjutnya.
Ide yang tidak sengaja ia cetuskan itu ternyata membawa proposal PKM-K mereka lolos mendapatkan dana hibah sebesar Rp 7,3 juta. “Benar-benar di luar dugaan, karena kami tidak terpikir sama sekali ide ini akan lolos. Masih banyak kelompok lain yang idenya dibuat dengan sangat detil, bahkan sudah membuat produknya tapi tidak lolos terdanai,” tuturnya.
Saat ini mereka sedang dalam proses pembuatan dan penjualan Lupis Semanggi Rainbow Cake sesuai dengan ketentuan PKM bidang kewirausahaan. “Sedikit terkendala dalam proses pembuatan, karena kami sebetulnya tidak tahu bagaimana caranya membuat Lupis. Jadi harus belajar dari nol ke nenek dan pembuat jajan Lupis,” tambah Wahyu Eka.
Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya mereka berhasil membuat Lupis Semanggi Rainbow Cake dengan tekstur yang sesuai keinginan mereka. “Satu pak isinya 6 potong dengan gula merah cair dan berbagai topping kami jual dengan harga Rp 5.000. Alhamdulillah respon pembeli juga bagus. Meskipun begitu kami masih akan coba untuk terus menyempurnakannya,” ungkap Eka. [humas].

Foto: Ursulah bersama Wahyu Eka, Linda Try Murdiana, Mustika Putri, dan Bagus Pramudita dengan “Lupis Semanggi Rainbow Cake” karya mereka yang mendapatkan dana hibah dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K).

print  word  pdf

 

Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan

21 September 2019, 04:29:13

Keterbatasan tidak seharusnya menjadi halangan seseorang untuk berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh Firdaus Hassan, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR). Sejak kecil, Firdaus memiliki sebuah keterbatasan yaitu tidak dapat mendengar dengan sempurna (tuna rungu). Meski begitu, Firdaus tidak pernah bersekolah di Sekolah Luar Biasa, melainkan selalu bersekolah di sekolah reguler. Dengan keterbatasannya, Firdaus berusaha untuk bisa memahami pembelajaran dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Keluarga Korban 737 MAX Minta Dokumen Boeing-FAA Dibuka
20 September 2019, 09:00:00

Keluarga Korban 737 MAX Minta Dokumen Boeing-FAA Dibuka

Keluarga korban tragedi pesawat Ethiopian Airlines Penerbangan 302 menuntut Boeing dan Badan Penerbangan Sipil Amerika Serikat (FAA) membuka sebuah dokumen khusus. Mereka mempertanyakan alasan Boeing dan FAA tetap menyatakan pesawat 737 MAX .....

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme
22 September 2019, 09:00:01

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme Jakarta -- Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus ada indikasi donasi yang digalang lembaga kemanusiaan justru diselewengkan untuk pendanaan terorisme. Penggalangan dana juga dilakukan melalui media sosial. Koordinator Riset .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....